Overclocking
Sesi ini mungkin paling ditunggu² oleh rekan² GX, akan tetapi saya mohon maaf kalo rekan² kecewa, karena VGA yang saya review adalah barang jualan, saya memutuskan untuk tidak mengambil resiko mengoverclock sampai mentok, apalagi untuk mengganti HSF (pendingin) dengan HSF yang lebih baik atau water cooling jelas ngga ada waktu. Saya menggunakan Riva Tuner dan ATi Tools untuk melakukan overclocking, dan saya menurunkan kira² 25 Hz core dan memory clock dari maximal overclocking yang diperbolehkan oleh kedua tools tersebut.
Untuk menghemat waktu saya hanya akan menggunakan 1 macam benchmark yaitu 3D Mark 06 default setting pada resolusi 1024x768 dan 1280x768.
Penambahan performa VGA² nVidia cenderung lebih besar daripada VGA² ATi, GeForce 7600GS adalah yang mendapat margin overclocking dan kenaikan performa yang terbesar, hal ini membuktikan bahwa masih banyak headroom (ruang) yang tersisa untuk extreme overclocking.
Conclusions
-ATi Radeon X1600XT- Saya memang sengaja tidak memberikan bahasan tentang VGA ini di sepanjang benchmark round-up, hal ini dikarenakan adanya perbedaan platform PC uji antara Radeon X1600XT dengan VGA² lainnya. Akan tetapi jika anda melihat kembali hasil² benchmark di atas, maka dapat diketahui bahwa performa Radeon X1600XT berbeda sangat tipis dengan X1650Pro (sekitar 2-3 fps). Jika saja Radeon X1600XT mendapatkan platform PC uji yang sama dengan VGA lainnya, maka saya yakin selisih kinerja Radeon X1600XT dan 1650Pro tidak akan lebih dari 2 fps. Kalau kita membandingkan arsitekstur dan manufacturing process antara Radeon X1600XT dan Radeon X1650Pro, maka Radeon X1650 Pro lebih layak pakai, dengan fabrikasi 80 nm, maka secara teoritis X1650Pro mampu mencapai core clock yang lebih tinggi dan lebih dingin dari pada X1600XT, tapi jika hanya digunakan pada setting default (non-overclocking) maka VGA ini masih layak untuk dipertimbangkan. (terakhir kali ngambil Powercolor X1600XT bravo akhir oktober dengan harga $ 143).
-nVidia GeForce 7600GS- VGA ini menurut saya sudah saatnya untuk turun ke kelas low-end. Dengan di re-labelled-nya Radeon X1600Pro (direct competitor) menjadi Radeon X1300XT, maka VGA ini tidak seharusnya berada di kelas mainstream. Hanya saja nVidia belum menemukan successor dari GeForce 7600GS (dengan diluncurkannya GeForce 7300GT, posisi GeForce 7600GS semakin tidak jelas), justru untuk mendongkrak performa dari GeForce 7600GS, pihak vendor yang pro-aktif dengan cara mendaur-ulang atau overclocked-on-the-box dan mengeliminasi penyebab bottleneck dari GeForce 7600GS, yaitu dengan mengganti interface memory standard GDDR2 dengan GDDR3. harga yang relatif cukup mahal jika dibandingkan dengan performa (+/- $125 untuk 7600GS GDDR2 & $150 untuk 7600GS GDDR3) membuat saya tidak bisa merekomendasikan card ini.
-nVidia GeForce 7600GT- Setelah sempat membuat saya terkesan sejak pertama kali keluar, ternyata VGA ini masih bisa membuat saya kagum, bukan hanya mampu bertahan dari VGA mainstream terbaru keluaran ATi, bahkan di beberapa benchmark GeForce 7600GT masih mampu melewati upper-level VGA terbaru ATi yaitu Radeon X1650XT. Memang jika berbicara tentang pinalty kerja filtering dan performa ketika merender texture yang berat dan membutuhkan complex shader processing, GeForce 7600GT tidak mampu mengejar Radeon X1650XT. Akan tetapi VGA ini tetap bisa menampilkan game dengan frame rate yang cukup lumayan, setidaknya di resolusi 1024x768. Selain itu GeForce 7600GT lebih efisien dan irit daya bila dibandingkan dengan Radeon X1650XT, jika kebutuhan daya merupakan masalah besar bagi anda, maka GeForce 7600GT adalah solusi bagi kebutuhan graphic anda. Beberapa vendor memberikan harga yang nyaris sama untuk sebuah GeForce 7600GT yaitu sekitar $169 (Digital Alliance)
-ATi Radeon X1650Pro- Saya ngga bisa berkomentar lebih banyak tentang performa VGA ini, selain Radeon X1650Pro adalah “clone” dari X1600XT. Jadi saya hanya akan memberikan komentar tentang masalah harga. Sebelum VGA ini launch saya mendapat info dari website ATi bahwa proyeksi harga X1650Pro adalah $99. Good Price for Good mainstream VGA… begitulah pikiran saya saat itu. Akan tetapi betapa kecewanya saya ketika saya mengontak beberapa vendor yang produknya biasa saya jual untuk me-retail Radeon X1650Pro, ternyata proyeksi harga $99 diberikan pada Radeon X1650Pro dengan interface memory GDDR2 (harga di indo berada pada kisaran $125-130), sedangkan X1650Pro dengan interface memory GDDR3 (seperti yang saya review) berada pada kisaran $145-155. Lagi² ATi membuat saya kecewa dan gigit jari, bukankah seharusnya Radeon X1650Pro dengan interface memory GDDR3 merupakan pengganti Radeon X1600Pro? Seharusnya Radeon X1650Pro dengan interface memory GDDR3 berharga di kisaran $130. Akan tetapi saya tidak mampu berbuat apa², hanya kembali saya tidak bisa merekomendasikan VGA ini, karena harga dan performanya tidak sebanding (sekedar catatan GeForce 7600GS dengan interface memory GDDR2 lebih cepat performanya dibanding Radeon X1650Pro dengan interface memory GDDR2, harga antara keduanya sama yaitu di kisaran $125-130).
-ATi Radeon X1650XT- Upper-level VGA mainstream terbaru ATi ini memang pantas untuk membuat read team dari Toronto, Canada bangga. Selain mampu mengimbangi GeForce 7600GT (terkadang malah mempecundangi), Radeon X1650XT lebih dapat menampilkan graphic yang bagus dengan filtering enabled, tanpa kehilangan banyak fps seperti GeForce 7600GT. Memang harga yang harus dibayar juga tidak sedikit, 24 pixel shader dan 8 vertex shader processor yang dimiliki X1650XT (nyaris 2 kali GeForce 7600GT) membuat VGA ini boros daya. Dari sebuah artikel yang saya baca selisih watt usage GeForce 7600GT dan X1650XT dengan PC uji yang sama berkisar 10 W pada saat idle, dan naik menjadi 30 W pada saat load. Jika wattage usage tidak menjadi kendala bagi anda, maka Radeon X1650XT adalah yang terbaik dari kelima VGA yang saya review. Dengan kisaran harga $179 (HIS), Radeon X1650XT lebih mahal $10 dari GeForce 7600GT (Digital Alliance). Akan tetapi hasil benchmark cukup untuk membuat Radeon X1650XT mendapatkan Editor Choice pada review kali ini, karena dengan budget dikisaran $150-175 sangat wajar jika anda menginginkan dapat memainkan game pada setting tertinggi dan filtering aktif (setidaknya di resolusi 1024x768 ), dan disanalah ATi Radeon X1650XT ada untuk menjawab kebutuhan graphic card anda.
*) author would like to thank: Mainstream Computer, OrionNet, RayaDinoyoNet, RayaDiengNet, dan rekan² Gamexeon.
*) any question, correction and suggestion should be pm'ed to bedjoe
*) list harga diambil pada saat review ditulis, dan dapat berubah sewaktu² tanpa ada pemberitahuan terlebih dahulu (loch… kok kayak note-nya brosur² retailer komputer yach ….)