Mengenai Saya

COREstation adalah kumpulan artikel-artikel mengenai komputer serta paket komputer yang dipasaran dengan harga yang menarik...

Senin, 19 Mei 2008

ATI Radeon X1650 VS NVidia GeForce 7600 part 2

Part 2

Benchmark Rounds-up


Saya mohon maaf, karena keterbatasan dana dan fasilitas saya tidak mampu menyediakan test-bed configuration dengan spesifikasi high-end (apalagi ngebenchmark pake multi GPU/dual VGA). Ini spesifikasi yang biasa dipake sebagai test uji di tempat (retail) saya.



Sekali lagi saya mohon maaf karena konfigurasi system untuk Radeon X1600XT berbeda dari lainnya, hal ini disebabkan karena ketika Radeon X1600XT mampir ke retail saya, PC uji yang saya pakai masih menggunakan AMD Athlon X2 3600+. Dan semenjak Radeon X1650 series keluar, saya ngga mendapatkan pasokan Radeon X1600 series lagi (lagian ngapain ngambil Radeon X1600 series kalau ada X1650 series dengan harga sama).

Konfigurasi PC diatas didukung oleh Lite-on DVDRW 1673s dan “powered” by AcBell 400W PSU. Sorry ngga bermaksud mempromosikan produk² diatas, karena saya juga menggunakan produk² diatas tanpa support dari vendor² tersebut, dengan kata lain saya musti membiayai sendiri PC uji yang saya gunakan. (Thanks buat mainstream computer untuk PC ujinya & customer² saya yang mengijinkan peripheral PC-nya saya pinjam sebelum akhirnya dibawa pulang).

Setting desktop yang saya gunakan pada saat benchmark adalah 1024x768 @85Hz. Monitor ViewSonic E-72F. Setting Driver control panel default (image quality pada nVidia & Catalyst A.I standard pada ATi)

Dibawah ini beberapa game & software yang saya pakai untuk benchmark:
1. 3D Mark 2006 @1280x1024
2. Quake 4 versi 1.3 with SMP enable
3. Half Life 2 : episode one
4. First Encounter Assault & Recon (FEAR)
5. Call of Duty 2 (COD 2)
6. Need For Speed : Most Wanted (NFSMW)
7. FRAPS versi 2.7.2

Sebelum memasuki benchmark, ada baiknya kita mengetahui spesifikasi teknis dan perbandingan fill rate dari VGA² diatas.



4 atau 5 tahun yang lalu angka² diatas (fill rate) sangat berpengaruh untuk menentukan performa VGA, tapi untuk generasi sekarang, dimana pemrosesan graphic ditangani pixel dan vertex processor, maka angka² tersebut hanya bisa dipakai sebagai referensi teoritis.

We’ll kick our test round-up with synthetic benchmark… Oops.. forgive me for my bad english …

Tidak ada komentar: