Mengenai Saya

COREstation adalah kumpulan artikel-artikel mengenai komputer serta paket komputer yang dipasaran dengan harga yang menarik...

Senin, 19 Mei 2008

ATI Radeon X1650 VS NVidia GeForce 7600 part 1

by: Gamexeon.com

Part 1


Pasar low-end VGA sejak jaman dulu memang bukan milik ATi, begitu juga untuk pasar mainstream. ATi harus mengeluarkan 2 seri VGA mainstream yaitu X600 series dan X700 series “hanya” untuk mengejar performa GeForce 6600 series. Bukan hanya dikelas mainstream, di kelas low-end pun kembali nVidia dengan “mudah” mempecundangi ATi, GeForce 6200 dapat melewati Radeon X300 nyaris di semua benchmark. Hanya pada generasi Radeon 9x00 series dimana nyaris semua VGA bikinan “red team” ini mampu mengungguli “the green team” nVidia, GeForce 5700 series memang nyaris setara dengan Radeon 9600 series, tapi ketika benchmark memasuki aplikasi direct 9, terlihat GeForce 5700 series kepayahan untuk mengejar performa Radeon 9600 series, (GeForce FX atau GeForce 5 series emang salah satu produk gagal nVidia). Hal ini rupanya berulang ketika ATi meluncurkan X1600 series. Sebagai senjata untuk mengisi segmen pasar kelas mainstream, VGA ini dituntut untuk mampu berkompetisi dengan GeForce 7600 series, tapi apa daya… masa lalu kembali berulang, Radeon X1600 series kembali dengan mudah dipecundangi oleh GeForce 7600 series.

Jika anda bersama team anda duduk di ruangan lux ber-AC di tengah kota toronto, Canada, sedang menbaca/membahas artikel² yang berisi review hardware VGA buatan anda (termasuk pengantar artikel ini) dan menyaksikan bagaimana hasil kerja team anda di level mainstream dipecundangi dengan mudah oleh saingan terbesar anda, ruangan lux ber-AC tersebut pasti akan terasa panas, dan anda pasti akan berkata “apa yang harus kita lakukan untuk membalas?” setelah lewat masa “cooling down” beberapa saat, anda mendapatkan sebuah ide… “bagaimana jika kita membuat GPU baru yang mempunyai spesifikasi seperti 2 kali X1600XT (perform like X1600XT crossfire in single VGA) kemudian memberi “sedikit” perbedaan nama & menjualnya dengan patokan harga X1600XT?” seorang anggota team anda menjawab “hal itu berarti akan terjadi “reshuffle” kabinet VGA di kelas low-end s/d mainstream.” Sound like a good idea… at least to me… dan akhirnya… setelah melalui beberapa proses… team anda dengan bangga mempersembahkan sebuah VGA yang sesuai dengan keinginan anda yang kemudian dikenal dengan nama Radeon X1650 series.

X1650 Series Overview

Saya sarankan jangan terkecoh dengan nama produk (di dunia peripheral PC inilah ungkapan “apalah artinya sebuah nama?” tidak berlaku). X1650 series berbeda dengan X1600 series, setidaknya upper-level VGA X1650 series yaitu X1650XT. Setidaknya ada 2 varian X1650 series yang kini beredar di pasaran, yaitu X1650Pro dan X1650XT. Dibawah ini adalah spesifikasi teknis dari ATi Radeon X1650 series yang sempat “mampir” paling lama 2 hari di retail saya.







Dari data diatas kita bisa melihat bahwa Radeon X1650Pro mirip sekali dengan pendahulunya yaitu X1600XT, bahkan saya sempat berpikir bahwa X1650Pro adalah new “rename-brand” label dari X1600XT, sampai saya membaca di sebuah artikel bahwa VPU Radeon X1650Pro yaitu RV535 berbeda proses fabrikasi dengan X1600XT yaitu RV530. RV535 di proses pada fabrikasi 80nm sedangkan RV530 90nm. Tipis sekali perbedaannya, selain itu ada “sedikit” kenaikan pada core & memory clock, yaitu sebesar 10 MHz. Sedangkan Radeon X1650XT jelas seperti sebuah GPU yang berbeda dengan kedua GPU diatas, bahkan dari beberapa artikel yang saya baca, RV560 yang mengotaki Radeon X1650XT adalah sama dengan R570 (otak X1950Pro) dengan portions disabled/deactivated. Oops… anda tentu berpikir saya mengada² & mengarang cerita ngawur, tapi ini cuplikan dari artikel tersebut :

Quote:
The X1650 XT is part of the Radeon X1600 series, yet its graphics processor is not the RV530 silicon that has traditionally powered cards in that product line. The intrigue gets even deeper when you examine this mysterious GPU, code-named RV560. Truth be told, this is actually the same graphics chip behind the Radeon X1950 Pro that we reviewed a couple of weeks ago, the R570. For the X1650 XT, though, ATI has disabled portions of the chip and assigned it a new code name. If I recall correctly, this is the first time ATI has fabricated two code names for the same piece of silicon. So basically, ATI has chucked the conventions for both video card names and GPU code names in recent weeks, and the Radeon X1650 XT is the result.
Not that there's anything wrong with that.
In fact, the X1650 XT benefits from its upper-middle-class heritage. Its RV570 GPU (sorry, but I'm not calling it RV560) has had a portion of its on-chip resources deactivated, either because of faults in some parts of the chip or simply for the sake of product segmentation.
Terlepas dari benar-tidaknya rumor di atas, setidaknya keinginan bos produsen VGA dari toronto, Canada tadi sudah terpenuhi. Dari data diatas kita bisa melihat bahwa spesifikasi teknis Radeon X1650XT nyaris sama dengan 2 kali X1600XT.

7600 Series Overview

Setelah sempat merajai pasar mainstream selama hampir 2 tahun tanpa ada lawan yang berarti, akhirnya GeForce 6600 series harus “menyerah” pada usia. Memang usia technology tidak bisa dibohongi, setelah sempat ”didaur-ulang” (6600GT mendapatkan memory 256 MB, 6600 dipersenjatai dengan GDDR2, keluar versi “lite” yaitu 6600LE) akhirnya nVidia mengambil keputusan untuk memensiunkan GeForce 6600 series. Untuk mengisi segment mainstream sepeninggal GeForce 6600 series, nVidia mendesign sebuah GPU baru dengan technology GeForce 7, akhirnya dipilih “brand-name” GeForce 7600. VGA ini cukup sensasional pada awal kemunculannya, bukan hanya berhasil menjadi successor dari GeForce 6600 series, bahkan upper-level dari GeForce 7600 series yaitu GeForce 7600GT mampu mengoutperform GeForce 6800GS dan mendekati performa Radeon X1800GTO (Radeon X1600XT jelas bukan lawan yang seimbang dari GeForce 7600GT, begitu juga Radeon X1600 Pro bukan lawan sepadan GeForce 7600GS). Dibawah ini spesifikasi teknis dari GeForce 7600 series yang juga sempat mampir di retail saya (malah Pixelview nVidia GeForce 7600GT saya jadikan VGA untuk PC dirumah menggantikan Gigabyte nVidia GeForce 6600GT).



Saya sengaja memasukkan Radeon X1600XT dan GeForce 6600GT dalam tabel overview sebagai bahan perbandingan (comparison), karena VGA yang saya review kali ini bertujuan untuk menjadi successor atau pengganti dari keduanya. Tabel diatas sedikit banyak udah memberikan gambaran bahwa GeForce 7600 series memang didesign untuk menggantikan GeForce 6600 series dan berkompetisi dengan ATi Radeon X1600 series. Kalau kita meneliti lebih dalam lagi, ternyata strategi pembagian segmentasi pasar ketika mengeluarkan GeForce 6600 series kembali diulang oleh nVidia. GeForce 7600GS dan GeForce 7600GT berbagi GPU yang sama persis yaitu G73, tidak ada fitur² yang dikurangi, masih sama² dipersenjatai dengan 12 pixel shader processor, 8 raster operation atau pixel/clock dan 12 texture unit/clock. Yang membedakan hanya core clock dan memory clock (jenis memory juga berubah). Tapi jika dibandingkan dengan Radeon X1650 series, spesifikasi teknis GeForce 7600 series seakan tenggelam oleh teoritical performa Radeon X1650 series (hei… saya berbicara tentang 24 pixel shader Radeon X1650XT dibanding 12 pixel shader GeForce 7600GT). Bagaimana dengan real-world performanya? Jangan kemana² karena setelah jeda 1 batang rokok dan segelas kopi saya akan kembali dengan hasil benchmark!

Tidak ada komentar: